Dening Niken Haidar
Niken Haidar
Rabu, 01 April 2026
Nonok VS Nonik
Sabtu, 13 Desember 2025
Lenggah
Dening Niken Haidar
Nduk lenggah kene
Ana pitutur kang kudu di resepi
Nduk enggala lenggah kene
Aja pijer nanggis wae
Kae lho sawangen rembulanne awe-awe
Pratandha aja turu sore
Ana usada kanggo crita urip ing tembe mburine
Dadia wanita utama
Mersudi matang nusa lan bangsa
Andhap asor matang sapada-sapada
Sumarah takdir Kang Kuasa
Memuji syukur Rahmate Gusti kang Murbeng Dumadi
yogyakarta 131225
Rabu, 26 November 2025
BAYANGAN DI TENGAH MALAM
Karya
Niken Haidar
Dunia
mungkin sudah terbalik bagiku. Siang bagai malam, malam bagai siang. Hingga
banyak teman memberiku julukan kalong(kelelawar),
karena tiap malam jarang tidur sore seringnya begadang. Sebenarnya bukan niat
untuk seperti itu. Mungkin kebiasaan hidup hanya di temani oleh Ragil yang
ditinggal kakaknya menuntut ilmu di luar kota.
Dari
balik jendela kaca yang bertirai tipis pemandangan luar nan gulita sebenarnya
membuat bulu kuduk merinding. Demi editing naskah yang belum selesai, kucoba
menahan rasa tak ingin menatap keluar. Musik gending jawa yang menemani malam
ini, entah sudah berapa kali terputar.
Dentang
jam dinding menyadarkan tengah malam nan senyap. Mata sudah sangat terasa
lelah. Obat mata tetesnya sudah
tak mampu menyembuhkannya.
Laktop segera kumatikan. Beberes kepulau kapuk. Aku buka dulu pintu rumah
sekedar menghirup udara segarnya malam. Melepaskan penatnya seluruh tubuh.
Tetiba dari halaman sebelah kanan berkelebat bayangan putih terbang melintas.
Mata terasa lepas. Berdiri
mematung. Jantung berhenti berdetak. Tak terasa bulu kuduk berdiri. Belum lepas
rasa kaget. Bayangan putih dari gang sebelah kanan rumah semakin banyak yang
berjalan. Keringat dingin meluncur tiada terasa. Semakin dekat, bayangan putih
banyak semakin mendekat. “Mangga Mbak, kok belum tidur ?” sapa Mbok Rah yang pulang sholat malam di masjid dengan
warga.
Joglo26082021
Sabtu, 15 November 2025
SENJA MEMBIRU
Karya Niken Haidar
Sudah lama aku menantimu
Di saat tepian rindu yang makin membeku
Akan, akan hanya itu yang berkecamuk di otakku
Ingin dan harap hanya sebuah batas semu
"Senja", desahku
Rona indah nan terus telisik nadi
Mengusik kenangan nan hampir menepi
Kibaskan rasa nan menusuk hati
Ah!
Hanya ini senja yang bisa ku rangkai
Dari sukma yang ingin di belai
Meski kutahu
kini senja makin membiru
RIXE15112025
Senin, 03 November 2025
Janji Jari Kelingking
Karya Niken Haidar
Mendung sudah berlalu. Bak sebuah lagu. Menanti kehadirannya menusuk sembilu. Roda kehidupan memang terus berputar. tiada tahu hari ini atau esok kita akan jadi apa. Desah resah Painem menyesak dada. Hari berlalu tidak terasa. Mengusik jejak Painem yang menuntut keadilan.
ilustrasi by aq
Segengam asa memenuhi angan. Rasa kasih diharapkan. Di antara kaki-kaki raksasa yang menjeratnya. Akankah musim itu tiba? Pertanyaan yang berkecamuk dalam pikir dan rasa. Painem masih mengharap. Akan cinta. Akan kasih. Akan janji yang terikat di jari kelingking.
Musim yang di nanti telah datang. Berbenah diri, bersolek bak bidadari. Menunggu cintanya penuh rasa rindu. Tiada sedetikpun berhenti. laju doa-doa mengalir dari bibirnya nan munggil.Dari rona merah pelangi hingga senja hari, tak setitik harap di ujung jalan sunyi. Desah hampa mulai terngar lembut. hempaskan rasa pada bumi. Akankah terbujuk bujuk rayu lagi. Tetes air mata mulai mengalir di lembut pipi. Ah ternyata aku memamng hanya terus bermimpi lirih kata Painem saat terjaga di lelap tidurnya. Dia yang dinanti entah kapan jejaknya kembali. hanya entah kata yang tersemat di hati. JogloPerning3112025
Rabu, 18 Desember 2024
MAWAR BIRU
Karya Niken Haidar
ilustrasi by google
Sudah tahun kelima
kutatap rembulan dari balik jendela
Menatap senyummu yang
terlukis awan
Bukan menyepi
Bukan menepi sendiri
Hanya ingin meresapi bayang
senyummu
Meski hinggar binggar di luar
sana
Namun hati terasa sunyi
Separuh jiwa yang kau bawa
pergi
Entah kapan kembali
Sudah lima berlalu
Namun cintamu tak tergantikan
waktu
Aku tak tahu harusku membisu
Membiru menutup kalbu
Karena nemang nafas cintamu
hingga kini tak tergantikan
Oleh mawar biru siapapun
Perpussasoo18122024
Sabtu, 14 Desember 2024
MENUNGGU
Karya Niken Haidar
Ilustrasi by Aliy HaidarMentari serasa engan tersenyum
mendungpun redup malu tertiup bayu
Alun semilirnya bawakan rindu,
rindu dendamku padamu
Sudah sekian lama detik berlalu
di bangku ini aku menunggu
Ah desah makin pilu,
hembus sesak kan lobangi bumi
menanti asa tak terpegang lagi
Detak rasa makin ambigu,
hingga kapan kau datang padaku
Hanya pintaku sehatlah selalu
meski nanah yang tusukkan padaku
CenthongJoglo14122024
Nonok VS Nonik
D ening Niken Haidar Hawane adem panas. Wulan syawal wis mlaku separo, ning hawane ijik kaya riyaya wiwitan. Dalan isih rame karo wong...
-
Karya Niken Haidar Sudah lama aku menantimu Di saat tepian rindu yang makin membeku Akan, akan hanya itu yang berkecamuk di otakku Ingin dan...
-
Oleh: Sekar Azalia D.F.N/IX-F Senin, 15 Juli 2024 SMPN 1 Sooko mengawali pertemuan dengan apel pagi sekaligus pemb...
